Tampilkan postingan dengan label Kerajaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kerajaan. Tampilkan semua postingan

Kerajaan Tarumanagara adalah sebuah kerajaan yang terletak di daerah Bogor, Provinsi Jawa Barat. Kerajaan ini berdiri pada tahun 450 Masehi dan diketahui sebagai kerajaan Hindu pertama di Pulau Jawa. Wilayah kekuasaan Kerajaan Tarumanagara meliputi Sunda Kelapa yang kini menjadi Ibu kota negara Indonesia yakni Jakarta, Bogor, Bekasi, Karawang, dan Banten. Beberapa peninggalan dari Kerajaan Tarumanagara antara lain:
  • Prasasti Ciaruteun
  • Prasasti Pasir Koleangkak
  • Prasasti Kebon Kopi
  • Prasasti Tugu
  • Prasasti Pasir Awi
  • Prasasti Muara Cianten
  • Prasasti Cidanghiang
  • Arca Rajasi
  • Arca Wisnu Cibuaya
  • Arca Wisnu Cibuaya 2
Peninggalan prasasti-prasasti tersebut menggunakan bahasa Sanskerta dan huruf Pallawa. Pada Prasasti Ciaruteun menggambarkan jejak telapak kaki Dewa Wisnu, sedangkan Prasasti Tugu menceritakan cara pemerintahan yang teratur. Purnawarman merupakan raja yang paling terkenal dari Tarumanagara yang telah membawa kerajaannya pada kemakmuran.

Kerajaan Tarumanagara

Peninggalan Kerajaan Pajajaran

Kerajaan Pajajaran berdiri pada tahun 1333 Masehi. Pertama kalinya kerajaan ini terletak di daerah Pakuan Bogor kemudian pindah ke Kawali (Ciamis).

Raja yang berkuasa dan berpengaruh antara lain Sri Jaya Bhupati. Pusat pemerintahannya di Kawali. Kemudia Sri Baduga Maharaja yang dikenal dengan sebutan Ratu Naji, pemerintahannya di Pakuan Pajajaran, pindah ke Bogor. Dan kemuadian Sri Ratu Jaya Dewata atau Prabu Siliwangi (tahun 1482-1521). Berikut peninggalan Kerajaan Pajajaran, antara lain:

  • Prasasti Rakyan Juru Panghambat (923 M),
  • Prasasti Horren,
  • Prasasti Citati Cibadak (1030 M),
  • Prasasti Astana Gede
  • Dan prasasti Batutulis Bogor (1333).

Peninggalan Kerajaan Pajajaran

Kerajaan Bali

Kerajaan Bali adalah sebuah kerajaan yang didirikan oleh Dinasti Warmadewa. Pusat kerajaan diperkirakan disekitar daerah Tampak Siring dan Pejeng (sesuai keterangan pada prasasti dan lontar Bali).

Raja yang terkenal di Bali berasal dari Dinasti Warmadewa, yakni Raja Sri Candrabayasinga (tahun 959-989 Masehi), Raja Udayana dan Raja Anak Wungsu (1049-1077 Masehi). Ketika Dinasti Warmadewa berkuasa, agama yang berkembang di Bali adalah Buddha meskipun selanjutnya rakyat Bali memeluk agama Hindu.

Masa kekuasaan Kerajaan Bali berakhir pada saat rajanya yang bernama Sri Astasura Ratna Bhumi Banten di taklukan oleh Gajah Mada dari Majapahit pada tahun 1430 M. Berikut peninggalan-peninggalan Kerajaan Bali, antara lain:
  • Prasasti berangka tahun 882 Masehi,
  • Prasasti tahun 896 Masehi,
  • Tugu Sanur, berangka tahun 914 Masehi.

Kerajaan Bali

Kerajaan Kutai || Kerajaan Tertua Di Wilayah Nusantara

Kerajaan Kutai adalah sebuah kerajaan yang berdiri pada sekitar tahun 400 Masehi. Kerajaan tertua di wilayah Nusantara ini terletak di sebuah kota kecamatan yang kini bernama Muarakaman, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. Daerah ini  yang merupakan daerah percabangan antara Sungai Mahakam dengan Sungai Kedang Rantau.

Peninggalan sejarah yang membuktikan Kerajaan Kutai sebagai kerajaan Hindu pertama ialah ditemukannya prasasti berbentuk yupa menggunakan bahasa sang sanskerta dan huruf pallawa. Yupa adalah tiang batu pengikat hewan korban untuk dipersembahkan kepada Dewa.

Selain Yupa ditemukan pula kalung cina yang terbuat dari emas, satu arca bulus, dan 12 arca batu. Dari peninggalan prasasti diketahui bahwa Kudungga merupakan Raja Kutai yang pertama yang kemudian digantikan oleh putranya yang bernama Aswawarman dan kemudian digantikan oleh Raja Mulawarman.

Raja Mulawarman dikenal sebagai orang yang bijaksana dan telah membawa Kerajaan Kutai berkembang pesat.

Kerajaan Kutai || Kerajaan Tertua Di Wilayah Nusantara